Kepoin Fasilitas RS Premier Bintaro Sambil Nambah Info Tentang Saraf Kejepit Yuks!

Biasanya room tour hotel, kali ini saya berkesempatan buat hospital tour di salah satu rumah sakit di Kawasan Bintaro, Kota Tangerang Selatan. Awalnya rada bingung, dan kepikiran “Ada apaan aja coba di sana”. Meskipun sempat terlintas, “RS nya kayak di serial Hospital playlist gak ya….” Haha. Dan ternyata…… astaga! Suka banget sama vibes RS Premier Bintaro ini, in a good way ya….



   Gedungnya tak terlalu tinggi, tapi bentuknya bisa dibilang ‘unik’, dan ketika masuk, saya langsung jatuh cinta sama konsep ‘open space’ yang diusung oleh rumah sakit ini. Saya datang pagi hari, dan cahaya matahari yang masuk lewat bagian muka gedung begitu indah terlihat. Estetik kalo kata anak-anak Instagram. Pengadaan pohon berbadan ramping di antara kelompok kursi ruang tunggu pun menambah kesan asri area lobby dan pendaftaran RS ini. Suasana yang begitu tenang dan nyaman.


Dari semua yang lalu-lalang, satu benda begitu menarik perhatian saya. Darby namanya. Rusa kecil lucu yang dipilih sebagai maskon rumah sakit ini, yang diciptakan pada kontes logo saat perayaan hari ulang tahun RS Premier Bintaro yang ke 22. Kenapa Rusa? Hewan ini dipilih karena merepresentasikan kelembutan dan mengayomi. Karakteristik rusa pun sensitif dan waspada, serta hidup berkelompok. Sehingga mengambarkan RS Premier Bintaro yang terdiri dari orang-orang sensitif, lembut, mengayomi, waspada, saling mendukung dan terdepan dalam team work untuk menangani pasien.



People Caring fo People! Sejalan dengan komitmen yang dimiliki RS Premier Bintaro. Darby hadir menyapa para calon pasien yang memasuki area lobby. Kalau mau tau info promo, tarif kamar, jadwal dokter, hingga pendaftaran pun bisa melalui Darby di Robot Pintar yang siap membantu. Btw, ini katanya Rusa Bintaro loh… Jujurly saya baru tau kalau ada Rusa Bintaro, haha.



Kenapa Harus RS Premier Bintaro?

Yang menarik perhatian saya selanjutnya adalah kehangatan dan keramahan para staff yang hadir di sana. Saya tak bisa menceritakan detail bagaimana mereka melayani saat itu, yang jelas, kesan pertama begitu menyenangkan. Saya rasa kalian bisa membuktikannya sendiri dengan berkonsultasi atau sekedar ngopi di Starbucknya. Oh iya, saya belum bilang ya kalau di ruang tunggu RS ini pun ada kedai kopinya gitu, jadi enggak ngebosenin.


Sekedar info nih ya, Rumah Sakit Premier Bintaro ini merupakan bagian dari Ramsay Sime Darby Health Care Group, yang merupakan group rumah sakit swasta dengan lebih dari 100 rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang tersebar di Australia, Perancis, Inggris, Hongkong, Malaysia, dan Indonesia. Dan juga, RS Premier Bintaro ini menjadi rumah sakit pertama di Indonesia yang terakreditasi menggunakan standar Joint Commision Internasional (JCI) edisi keempat.



Dua hal yang wajib saya syukuri dan sadari hari itu. Pertama nikmat sehat, mengingat saya sedang berada di rumah sakit dan kalian pasti tahu apa yang mata saya tak bisa hindari. Kedua rasa syukur akan kesempatan untuk melihat-lihat rumah sakit meskipun saya tidak sakit. Muter-muter gak sih? Intinya saya senang dapat kesempatan ikut hospital tour RS Premier Bintaro, hehe.


Setelah cukup lama menikmati area lobby dan pendaftaran, saya langsung berkesempatan meihat fasilitas kamar pasien yang ‘bisa dibilang’ seperti fasiltas hotel. Tak bisa saya memilih kata lain selain mewah saat pertama kali membuka pintu kamar tersebut. Mewah untuk kategori kamar rumah sakit ya, dengan fasilitas yang cukup lengkap mulai dari kamar mandi pribadi, pantry, kulkas, sofa, TV, dll. Tapi terbilang wajar sih, soalnya tipe tersebut adalah Premier dan merupakan ‘kasta’ tertinggi untuk kamar di RS Premier Bintaro.




Total ada 205 bed untuk semua ruang perawatan dengan berbagai tipe fasilitas kamar, mulai dari Premier, Silver, Gold, dan Suite. Saat itu saya hanya bisa melihat 2 tipe kamar, satunya lagi tipe Suite yang juga cukup nyaman dengan fasilitas TV, sofa, dan kamar mandi di dalam. Tipe lainnya saya belum bisa lihat karena kamar sedang terisi, jadi gak sopan jika datang melihat-lihat, bukan jenguk.  


IGD pun sempat saya sambangi. Mungkin ini jenis ruangan yang tak akan pernah saya lupakan karena pernah menjadi harapan pertama untuk keselamatan almarhumah ibu saya beberapa tahun lalu. Cerita yang terlalu melankolis untuk diteruskan. Saat berada di IGD RS Premier Bintro kemarin, saya ingin sekali memeluk mereka dan berkata “Semangat kalian! Dan terima kasih



Salah satu fasilitas layanan unggulan dari RS Premier Bintaro ini adalah layanan ortopedi yang didukung dengan berbagai spesialis ortopedi dan subspesialis lainnya, mulai dari Bedah Tulang Belakang, Bedang Pinggul & Lutut, Bedah Tangan, hingga Bedah terkait Olahraga.  Ramsay Spine Center pun menjadi layanan terbaik rumah sakit ini dengan ketersediaan pusat layanan untuk mengatasi semua masalah tulang belakang, tak salah jika RS Premier Bintaro juga dilengkapi dengan teknologi terbaru demi menunjang kinerjanya.


Salah satunya adalah kehadiran MRI 3 Tesla, yang mampu mendeteksi saraf, otak, tulang belakang, serta segala sesuatu yang berhubungan dengan jaringan lunak di tubuh manusia. Dengan teknologi terbaru ini, pemeriksaan biss lebih cepat 40-60% lebih cepat dari seri sebelumnya. MRI ini juga mampu menghasilkan gambar dengan detail tinggi sehingga dokter bisa lebih tepat dalam mendiagnosa. Dari segi entertainmentpun, MRI 3 Tesla ini juga disertai dengan fasilitas musik dan cinema untuk menemani pasien ketika proses pemeriksaan. 



Health Talk Saraf Kejepit dan Tindakan Minimal Invasive Tulang Belakang!

Selain hospital tour, hari itu saya juga berkesempatan untuk ikut dalam health talk bersama dr. Ajiantoro. Sp. OT (K-Spine) dengan tema Penanganan Terkini Saraf Kejepit. Saya rasa semua blogger pernah mengalami hal ini sih, pada suka berlama-lama duduk buat nulis soalnya. Alarm tubuh berupa nyeri yang satu ini, khususnya di bagian tulang belakang kita enggak boleh disepelekan loh. Apalagi kalau nyeri tersebut tak bisa hilang hanya dengan beristirahat, kemudian menjalar ke bagian tubuh lainnya. Beneran bahaya deh! Harus segera coba cek di RS ya, terutama RS yang fasilitasnya terkini, seperti RS Premier Bintaro dengan MRI 3 Tesla nya.



Salah satu kemungkinan pada nyeri tersebut adalah Pinched nerve atau saraf kejepit, yang ketika dibiarkan akan berakibat fatal, mulai dari jaringan lunak/pelindung sekitar syarat pecah dan akan berpotensi membentuk cairan yang bisa menyebabkan pembengkakak dan tekanan ekstra. Lantas, apakah saraf terjepit bisa disembuhkan?


Minimally invasive spine surgery (MISS)” kata dr. Ajiantoro. Sebuah teknologi terbaru akan tindakan tulang belakang yang dapat mengurangi kerusakan jaringan dan stress pada tubuh sehingga pasien dapat beraktivitas kembali dalam durasi yang lebih cepat dengan hasil yang lebih baik. Tindakan ini dapat mengurasi resiko kerusakan tulang, utilisasi saraf dan pembulu darah, mengurangi luka sayatan, dan mencegah angka kejadian infeksi.




2 comments

  1. Every day i read atleast read 20 blogs to increase my GK basically I'm working with London Assignment Writers since 2016 and affiliated with BestAssignmentWriter. If you need my help contact me.

    ReplyDelete
  2. i read your blog and cant find anything related to what i am looking for because i am here to find a Dissertation Help Uk to help me out in my study work.

    ReplyDelete