Blogger Day 2019, 'Backlink' Dunia Nyata di Trans Studio Bandung

"Kita enggak bisa begini karena kalian", ujarnya. Entah berapa kali kalimat itu terdengar dengan jelas di telinga ini. Seingat saya sih, sejak saya terpaksa punya baju ungu demi bertemu banyak blogger di dunia nyata, bertatap muka, dan berkata “Oh ini....”, yang kemudian menjadikan lobus temporal otak bekerja dengan sangat baik. Blogger Day Pertama, 2017, perayaan ulang tahun kedua Blogger Crony yang kemudian menjadi ‘pesta’ rutin bagi blogger. 2018, aroma lemon grass memberikan kehangatan unik di Blogger Day Kedua. Dan tahun ini, Komunitas yang sudah tercatat resmi di Kemenkumham tersebut semakin melebarkan sayapnya, mengajak saya tertawa, teriak, dan bernyanyi bersama di kota Bandung.


   Jakarta masih terlelap. Sabtu pagi, saya yakin saat itu sudah pagi, meskipun mata tak percaya. Tugas pertama adalah sampai tepat waktu dan tak boleh mengecewakan. Yang saya rasa sudah saya laksanakan. Dan Weekend dimulai, bersamaan dengan perjalanan saya dan blogger lainnya menuju Bandung. Kota selanjutnya yang terpilih menjadi tuan rumah pesta ulang tahun Blogger Crony setelah Bogor dan Jakarta. Apakah kota kamu selanjutnya?

Perjalanan Jakarta – Bandung yang sudah diprediksi. Kemacetan mungkin bisa jadi sebutan lain tol Cikampek kala itu, setidaknya bagi saya yang terjebak, untungnya si burung biru pintar mengalihkan perhatian. Big Bird, unggulan dari Blue Bird yang satu ini berhasil membuat saya nyaman, memberikan arus nyawanya ke smartphone saya dan berhasil membunuh sisi kebosanan perjalanan saat itu.


Singkat cerita, sampailah saya dan blogger lainnya di Bandung. Setelah keluar melewati Gerbang Tol Buah Batu, adrenalin saya mulai terpacu mengingat lokasi pertama dari rangkaian acara Blogger Day 2019 adalah Trans Studio Bandung yang merupakan salah satu wahana rekreasi indoor terbesar di dunia, yang punya beberapa wahana ekstrim favorit saya. Tak lama kemudian, puncak tertinggi dari racing coaster sudah terlihat, bersanding dengan tulisan Trans Studio yang semakin membuat jantung ini berdebar. Saya semakin suka hari itu.




Backlink Dunia Nyata ‘Ala Komunitas BloggerCrony Indonesia’

Trans Studio Bandung! Yeay! Dengan teriakan yang semakin terdengar, semakin membuat kaki ini melangkah lebih cepat. Rasanya tak sabar ingin kembali menguji adrenalin, bahkan beberapa Wahana Trans Studio Bandung sudah dilist di pikiran, tinggal eksekusi saja.  

“Lebih dari 100 Blogger bakal seru-seruan di Trans Studio Bandung, sumpek enggak ya?”, pikiran saya berkata demikian, dan di saat yang bersamaan saya merasa bodoh, bodoh sekali, melupakan fakta bahwa Trans Studio Bandung (TSB) adalah salah satu wahana theme park terbesar di dunia. 100 orang hanya sepersekian persen dari kapasitasnya. Itu untuk TSB, tapi bagi saya, 100 orang, blogger, yang biasa hanya follow-followan di dunia maya kemudian bertemu, itu moment yang luar biasa meskipun tak semua bertegur sapa. Saya yakin, bukan karena sombong tapi takut salah orang, haha.


Tiap tahunnya, saya selalu merasa ini cara unik BloggerCrony untuk mengembalikan saya ke dunia nyata. Antara saya diingatkan untuk mengenal seseorang, atau sebaliknya, orang mengenal saya. Melalui Blogger Day, pikiran saya seperti ditanamkan link-link memori bersama orang lain, yang baru atau lama, bisa suka atau tidak, menyenangkan atau menjengkelkan. Semua terjadi di hari pertama Blogger Day 2019. Ibarat hari mengumpulkan backlink untuk menaikan popularitas blog, hanya beda objeknya saja.

Mengawali permainan dengan sedikit rasa kesal! Baru saja melewati gate in, dan resmi masuk ke arena bermain TSB saya sudah dibuat kesal, dan bisa menjadi pelajaran buat kita. Salah satu Roller Coaster tercepat di dunia dengan manuver gerakan mundur yang sensasional, siang itu saya tak percaya kalimat tersebut, karena wahana yang dimaksud sedang dalam perawatan rutin tahunan sehingga tak beroperasi. Mungkin adrenalin saya menagis, asupan gizinya berkurang di garis start, hiks. Mengobati hal tersebut, saya bisa saja curhat kepada Captain America dan kawan-kawannya, tinggal geser ke wahana di sebelah. Superheroes 4D, wahana simulator pertama di dunia yang menampilkan tokoh-tokoh Marvel.


Sering banget saya minta difotoin, beberapa orang mulai bosan, karena saya rasa hampir tiap sudut di Trans Studio Bandung ini menarik, dan memaksa saya untuk berpose apalagi ada kamera mengarah ke saya, sengaja atau tidak. Tiba-tiba ada mention aja dari orang yang kenal saya, tapi saya belum kenal, di medsos, dan setelah itu saya kenalan dan bilang terima kasih. Backlink dunia nyata yang tak direncanakan. Mungkin moment tersebut terjadi di sekitar Vertigo, wahana wajib kita coba kalau main di TSB.

Kincir raksasa pertama dalam ruangan, Vertigo, yang membuat penikmatnya harus teriak saat diputar 360 derajat dari ketinggian. Rasanya, saat itu saya hampir bisa menyentuh langit-langit mall. Oh iya, kalian tahukan kan kalau Trans Studio Bandung ini ada di dalam Trans Studio Mall? Ini yang bikin tempat ini cocok banget buat rekreasi tanpa pusing mikir ini-itu. Terlindung dari panas dan hujan, parkir luas, berada di pusat kota jadi enggak perlu buang waktu di jalan, dan ada masjid besar di derpannya sehingga kalau mau sholat enggak ribet. Kalau melihat hal ini, pantas banget sih kalau Trans Studio Bandung mendapatkan penghargaan Destinasi Wisata Terbaik Kota Bandung 2018.


Persis di Vertigo, ada keluarga baru TSB yang wajib kita coba, sebenarnya, sayangnya hari itu Pemburu Badai menjadi wahana kedua yang sedang maintenance. Adrenalin saya ngambek saat itu juga. Saya tidak ingin merusak hari itu, lebarannya blogger ala Blogger Crony, komunitas yang per tanggal 10 Agustus 2018 resmi tercatat di Kemenkumham. Bangga akutuh. Paling berkesan diingatan, Blogger Crony adalah komunitas kedua yang memberi kepercayaan kepada saya untuk berkembang menjadi seorang pembicara, dan dengan bodohnya saya menolak dengan berbagai alasan. Seketika lagu Taylor Swift, I Did Something Bad, tak terasa lagi di hati.



Giant Swing! Karena terlalu fokus sama Racing Coaster dan Pemburu Badai, saya sampai lupa kalau TSB masih punya ayunan berputar raksasa pertama di Indonesia. Sensasi yang hampir sama seperti Vertigo, seperti mudah menyentuh langit-langit. Rasanya? Jujur, sulit utnuk diungkapkan dengan kata-kata, makanya saya abadikan dalam sebuah vlog yang bisa kalian tonton di bawah ini...


Karena beberapa wahana yang menurut saya ektrim sudah saya nikmati, saya memutuskan untuk mencari makan. Di tambah bangku-bangku lucu TSB serta charger stasion yang disiapkan benar-benar memanjakan pengunjung. Biaya masuk yang sepadan denga keseluruhan fasilitas yang disediakan menurut saya. Dan saya enggak perlu ke luar arena TSB, karena di sana sudah ada yang jual makanan berat, minuman, hingga snack, bahkan permen-permen dan juga souvenir-souvenir khas Trans Studio Bandung. Lengkap!


Pengalaman Seru di Trans Studio Bandung!

Saya masih punya banyak waktu. Selain karena hari pertama Blogger Day 2019 memang disiapkan untuk 100 Blogger bersenang-senang dan mengenal secara mandiri satu sama lain di Trans Studio Bandung, jadi waktunya cukup panjang, yang nantinya akan ditutup dengan Magical Parade of Zoo Crew spesial dari TSB, jadi tak ada salahnya untuk saya mencoba hal yang baru. Ini pertama kalinya saya masuk wahana Dunia Lain. Sebenarnya, ini karena terpaksa sih, diminta temenin Vira, hehe, kalau enggak ngerti kalian bisa tonton vlog di atas tadi ya...

Wisata horor Bandung, adalah konsep yang diangkap Dunia Lain di TSB. Seakan mengajak saya untuk menguak legenda-legenda Kota Kembang yang mencekam. Awalnya biasa saja, tapi pas part hantu ambulan, itu saya beneran kaget, dengan lampu flash yang tiba-tiba menyala. Seketika bukan lagi takut, tapi malu sama ekspresi yang tertangkap kamera, haha. Dan setelah masuk wahana tersebut, saya rasa Dunia Lain juga wajib dinikmati kalau ke TSB.


Trans Studio Bandung sejatinya punya 3 Zona, pertama Studio Central yang didalamnya terdapat Racing Coaster, SuperHeroes 4D, Pemburu Badai, Vertigo, dan Trans Cars Racing yang menguji mental kita merasakan balapan mobil, kemudian ada juga Trans City Theater sebuah gedung pertunjukan mewah dengan penampilan show setara Broadway, Giant Swing, Trans Studio Sciene Center, serta Si Bolang Adveture yang mengajak kita berkeliling ke seluruh provinsi di Indonesia.


Zona kedua adalah Lost City, yang mendadak mengajak kita menjelajah. Saya pribadi kurang suka berada di sini, agak melelahkan permainannya, tapi ini tergantung selera ya, kalau kalian tipikal orang yang suka dengan alam mungkin senang dengan wahana-wahana yang ada di sini, seperti mendaki dinding mencuri permata di Kong Climb, basah-basahan dari ketinggian 13 meter mengarungi ganasnya rimba Afrika di wahana Jelajah, dan juga melihat view Trans Studio Bandung dari angkasa  dengan Roma Sky Pirates.


Zona terakhir yaitu Magic Corner. Benar-benar zona di luar nalar kita, contohnya Dunia Lain tadi, terus juga ada wahana Negeri Raksasa yang rela menjatuhkan kita dari puncak menara, jahat. Dan tak lupa juga Spesial Effect Action! Ini pertama di Indonesia loh, pertunjukan yang mempertontonkan rahasia di balik pembuatan film action. Mulai dari ledakan, tabrakan, tiang jatuh, semburan air, orang terbakar, dan sebagainya. Tipsnya kalau nonton ini, agak jauh deh, kalau deket-deket harus siap basah pokoknya, haha.



Ketiga Zona di atas nantinya akan berlabuh pada satu titik, main hall, di situ tempat The Magical Parade of Zoo Crew ‘pecah’. Meskipun mulai dari depan, tapi pertunjukan paling serunya justru ada di tengah, saat ada gelembung-gelembung udara, atraksi cahaya, dan semua karakter berkumpul. Jangankan anak-anak, remaja seperti saya, dan orang dewasa saja suka melihat pertunjukan spesial dari TSB ini. Wajib, enggak boleh terlewatkan!




'Lebaran' Blogger di Crowne Plaza Bandung!

“Kita enggak bisa begini karena kalian”, kata Mba Wawa selaku founder BloggerCrony membuka hari kedua BloggerDay 2019 di Bandung. Ucapan yang tak pernah absen, dari tahun ke tahun selalu saya dengar. Menjadi pesta ulang tahun sekaligus lebarannya para blogger menjadikan BloggerDay selalu punya kejutan di puncak perayaannya. Tahun ini, dalam rangka ulang tahunnya yang keempat, BloggerDay mendapatkan tempat spesial di salah satu hotel bintang 5 di Kota Bandung, yaitu Crowne Plaza Bandung, yang kalau dilihat dari lokasinya strategis banget karena dekat dengan Stasiun Kereta Api dan Jalan Asia Afrika.


Staff yang ramah. Adalah kesan pertama saya saat datang ke hotel ini. Senyum di mana-mana. Gaya arsitekturnya juga menarik, kesan mewahnya terasa banget, pemilihan warna yang ditampilkan sangat berkelas dengan kombinasi cokelat dan hitam. I love it. Sedikit pernak-pernik juga terlihat, Crowne sangat pintar dalam mempercantik sudutnya, yang juga bersanding dengan sofa-sofa nan menggoda. Dijamin tak bosan jika menunggu, plus bisa jadi tempat foto-foto untuk konten instagram.

Acara puncak BloggerDay 2019 berada di Meeting Room Crowne Plaza Bandung, lantai 3 kalau tak salah, tapi karena kami masih punya banyak waktu jadi kami bisa sedikit eksplore hotel ini, selain Lobbynya yang keren, hotel ini juga punya  kolam renang yang asik dengan view gunung di pagi hari. Btw, beberapa waktu lalu saya sempat staycation di hotel ini, kamarnya itu nyaman banget, desainnya simple minimalis dengan perpaduan warna yang bikin nyaman di mata. Dan makanannya juga, enak dan banyak variasi menunya.



Crowne Plaza Bandung juga punya Executive Lounge yang pas buat menenangkan pikiran dari atas ketinggian, melihat cityscape Bandung yang juara, terutama saat senja. Golden hour yang hangatnya terasa. Hotel ini juga Kids Club yang disampingnya ada spot bangsu buat foto dengan tanaman merambat di tembok, wajib foto di sini kalau datang ke Crowne.



Jadi ingat ucapan Mba Wawa yang lainnya, “Komunitas sebagai fasilitator”, saya rasakan saat itu juga saat berkeliling Crowne, dan juga berkenalan dengan beberapa Blogger Bandung, bahkan lebih intens karena tempatnya lebih kecil dari Trans Studio Bandung, hehe. “Program sebagus apapun kalau enggak ada saling support member, kolborasi, sinergi, saling bantu, enggak akan jalan juga. Tapi tetap harus ada program”, lanjut Mba Wawa. Dan BloggerDay menjadi program favorit saya mengawali tahun ini.

“Semoga tetap ada tahun-tahun berikutnya”, lanjut Mba Wawa, yang membuat saya semangat untuk berimajinasi. Tak hanya saya sih, hampir semua blogger yang hadir, 100 blogger di meeting room Crowne berteriak, “amiin”, dan disambung dengan kota-kota yang mereka pilih, ada Bali, Surabaya, Jogja, bahkan ada yang mention Singapura. Ya, sejujurnya kita semua yang berada di sana berharap hal-hal baik terjadi untuk program ini, laksana lebaran, yang menyatukan kami pada moment yang membahagiakan di dunia nyata. 

Stress Saya di Blogger Day 2019!

Memasuki ruang acara, sebenarnya saya agak bingung. Ada tanda di pojok ruangan, lebih dari satu, yang nampaknya nyaman sekali untuk merebahkan badan. Tapi kepedulian saya tenda tandu-tandu itu tak berlangsung lama, karena acara sudah emmasuki sesi pertamanya, yaitu Management Stress bersama dr. David Budi Wartono dari Lineation Aesthentic, sebuah klinik kesehatan yang bernuansa Korea dalam konsep kehadirannya di Indonesia. Lineation Center hingga saat ini sudah membuka pelayanan dalam kesehatan umum seperti gigi, apotek, fisioterapi, akupuntgus, hingga layanan kecantikan. Bisa langsung deh kalian cek di www.lineation.id sekarang juga.


"Stress management itu unik", kata dr David. Kalimat yang langsung membuat mata saya fokus dengannya. Stress pada dasarnya kembali pada diri sendiri, urusan diri sendiri, di mana solusinya ada pada diri sendiri. Saat itu saya mulai stress. "Apakah kamu bersedia untuk happy? Melepaskan masalahmu?”, ucapnya lagi. “Saya rasa, saya happy saat itu, bertemu dengan banyak orang baru, Tapi untuk melepaskan masalah rasanya tak segampang menjawabnya”, benarkan?


"Kapan terakhir memaafkan dirimu?", kembali pertanyaan. Saya mulai stress, kesalahan fatal kalau waktu bisa dipercepat. Sebenarnya, ini adalah bagian dari sesi pertama Stress Management dari Lineation Center, saya rasa pengenalan diri sendiri untuk menemukan masalahnya di mana dan bagaimana. Selain baru tahu Lineation Center, saya juga baru tahu yang namanya Terapi BARS, penyaluran energi gitu, seperti di film-film kungfu deh ya, hehe. Kerennya lagi, Terapi BARS ternyata bisa menemukan titik masalah kita, 32 titik di kepala yang jika disentuh bisa memberikan tanda. Saya pun kurang mengerti, tapi ketika saya mencobanya, rebahan di tandu yang di awal tadi saya mention, kemudian sang fisioterapis memberikan ‘wejangan’ kepada saya dengan sangat tepat! Sesuai masalah yang sedang saya hadapi.


Sampai di tahap yang manis, yang mungkin juga tak pernah absen dalam Blogger Day di tiap tahunnya. Bagi-bagi hadiah! Hadiah pertama dalah bertemu banyak blogger di dunia nyata, tak hanya di dunia maya saja, plkus seru-seruan di TSB. Kemudian, dapat ilmu yang bermanfaat, salah satunya dari dr David tadi tentang pangkal management stress, terus juga ada ilmu dan praktek menulis cepat storytelling bersama Mas Anwari Natari, dan hadiah 'menemukan' solusi hidup saya, yang membuat stress di terapi BARS. 

Ada lagi hadiah yang bisa saya bawa pulang! Oleh-oleh kekinian khas Bandung, Bolu Susu Lembang! dan enggak tanggung-tanggung, langsung di kasih 2 sekaligus.... Enggak sampai di situ saja, peserta BloggerDay 2019 juga dapat produk dari Lineation Center, yang pastinya berfungsi banget buat kesehatan. Beneran deh, kalau saya mengingat hari itu, BloggerDay 2019, rasanya pengen cepat-cepat tahun depan! semoga beneran di Bali! Aamiin.....



*Bloggerday 2019 di Bandung 2-3 Maret 2019 didukung oleh  Blue Bird Group, Bolu Susu Lembang, Raka FM dan Sonora FM, AHRA Reflexology by Nest, Bimas Islam Kemenag RI, BloggerPreneur Bloggercrony Community, Blogger Bandung, Endeus TV dan tentu saja BCC Squad bersama para pengurus komunitas Bloggercrony Network (BCN) dan BCN Executive (pengurus harian BCC)*

1 comment