3 Cara Mudah Menjadi Bagian Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)

4:51:00 PM

Rasanya tak mau saya beranjak dari kursi pesawat, sayang perjalanan dari Jakarta menuju Semarang hanya 55 menit, film berjudul Hidden Figures pun tak habis saya saksikan, tapi setidaknya ada quote yang masih terngiang di telinga saya. “Seseorang dengan pemikiran insinyur, harusnya menjadi insinyur” kata Mr Zielinski kepada tokoh utama film tersebut. Hidden Figures adalah film yang menceritakan tentang ‘mereka’ yang sebelumnya dibedakan karena warna kulit, tapi ‘pemikiran’ merubah segalanya. Film ini wajib ditonton. Saya pun merasa quote tadi bisa digunakan untuk semua bidang loh, termasuk kesehatan yang saat ini justru dianggap sebagai sebuah pilihan dan bukan keharusan, sangat disayangkan tapi itulah hidup. Iyakan?


   Salam GERMAS: SEHAT, BUGAR, PRODUKTIF, yes yes yes! Disertai gerakan tangan bergantian saya teriakan slogan tersebut. Semarang menyambut saya dengan suasana hangat kala itu, trotoar yang bersih dan bisa dikatakan ramah dalam penggunaannya serta sedikit kemacetan yang terlihat membuat saya yakin saat itu saya berada di Semarang, hehehe. Sebelum liburan ke Lasem, saya beruntung bisa bergabung dengan blogger lainnya dalam acara Temu Blogger Kesehatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) yang diselenggrakan di Semarang, dan dengan menggunakan bus tujuan Semarang-Surabaya saya sudah bisa berkunjung ke Lasem, so, sebuah keberuntungan bagi saya, big thanks for Blogger Cihuy dan Kemenkes untuk kesempatannya kali ini.

Bersama dengan para blogger yang sering membahas tentang kesehatan membuat saya belajar akan satu hal, pemanfaatan dunia maya juga bisa menjadi penyembuh, selama ini banyak orang yang selalu membahas dampak negatif dari dunia maya tanpa memikirkan dampak positif yang sebenarnya juga menanti untuk disinggung. “Dengan media sosial, apapun bisa disampaikan dengan cepat” kata Pak Indra Rizon, selaku Kepala Bagian Hubungan Media & Lembaga Kemenkes RI. Saya sangat setuju sekali pernyataan tersebut, sedikit menambahkan saja “jika digunakan dengan tepat ya”. Hal yang membingungkan pasti kita mencarinya di Google, bahkan cara menghilangkan jerawat saja terkadang saya mencari tips nya di google, sumpah, dan setelah itu tinggal pilih deh yang benar dan terpercaya yang mana.

Semarang menjadi kota kelima yang dipilih untuk penyelenggaraan Temu Blogger Kesehatan kali ini, dengan tema Mari Hidup Sehat dengan GERMAS, kota yang dijuluki sebagai Venesianya Pulau Jawa ini dipilih karena sudah banyak gerakan nyata yang dilakukan terkait hidup sehat mulai dari banyak terciptanya ruang terbuka hijau, akses pejalan kaki yang ramah hingga penetapan peraturan snack sehat serta peregangan berkala untuk setiap pegawai selama 2 jam per hari dibeberapa instansi pemerintah. Jakarta pasti sudah dong, Depok.....? aku gak tau, jarang diajak soalnya, wkwkwkw. ((kode))

Anjari Mars (Moderator) - dr. Widoyono, MPH (Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang) - Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp. PD, KEGH (Ketua Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam) - Indra Rizon, SKM, M.Kes (Kepala Bagian Hubungan Media & Lembaga Kemenkes RI)

APA ITU GERMAS?

GERMAS adalah akronim dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, sebuah GERAKAN ingat! bukan sekedar SLOGAN yang saat ini sedang gencar disuarakan oleh penggiat kesehatan terutama Kemenkes RI. Sesuai instruksi presiden nomor 1 tahun 2017, GERMAS adalah suatu tindakan yang sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemuan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. Tujuan GERMAS sendiri adalah mengajak masyarakat untuk BERPERILAKU SEHAT, sehingga menimbulkan dampak positif yang berguna untuk kehidupan seperti kesehatan yang terjaga, masyarakat yang semakin produktif, lingkungan menjadi bersih dan secara tidak langsung mengurangi biaya rumah sakit atau pengobatan, kalian pasti tahu kan kalau kesehatan itu mahal dan sakit itu mahal banget.

Mungkin ada yang belum tahu......

Dalam program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang digagas oleh Kemenkes RI ini sebenarnya ada 6 peningkatan yang ingin dicapai, diantaranya Peningkatan Aktivitas Fisik, Peningkatan Perilaku Hidup Sehat, Penyediaan Makanan Sehat dan Percepatan Gizi, Peningkatan Pencegahan dan Deteksi Dini Penyakit, Peningkatan Kualitas Lingkungan, serta Peningkatan Edukasi Hidup Sehat, namun Kemenkes RI tak mau gegabah, seperti pengertian GERMAS yaitu tindakan SISTEMATIS dan TERENCANA untuk itu mereka memfokuskan pada 3 hal terlebih dahulu yang dianggap bisa dimulai dari diri sendiri, apa saja?


1. Melakukan Aktifitas Fisik

Jangan sok sibuk! Mungkin itu yang harus kita coba tanamkan dalam otak kita saat ini, cukup sisihkan waktu 30 menit untuk melakukan sedikit peregangan seperti pemanasan sebelum memulai senam di sekolah-sekolah dulu, pasti kita pernah melakukannya bukan. Setiap gerakan tubuh yang melibatkan otot rangka dan mengakibatkan pengeluaran energi, untuk kalian yang belum tahu itulah pengertian aktivitas fisik. Bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja, adalah keunggulan aktivitas fisik, berbeda dengan ngegym atau olahraga yang biasanya dilakukan untuk mencapai tahapan kesehatan tertentu.

Salah satu aktivitas fisik yaitu penggunaan tangga, gak usah setiap hari tapi sering-sering deh pilih tangga dari pada lift, berani?

Untuk karyawan jika sudah merasa badan pegal-pegal di depan komputer jangan dipaksakan cobalah naik-turun tangga untuk meregangkan otot, untuk para blogger juga nih, jangan karena DL kita melupakan kesehatan, ambil waktu istirahat sejenak dan ‘gerakan badan’ seperti lagu IDP, hehehe. Aktivitas fisik yang dimaksud juga mencangkup mencuci piring/pakaian, ngepel, nyapu, beres-beres rumah/kamar, halaman rumah, bahkan jalan-jalan di pagi/sore hari juga bisa.


2. Mengkonsumsi Buah dan Sayur

Coba deh sesekali kalian beranikan diri untuk cek kolestrol di tubuh kalian, bersyukurlah jika hasilnya normal, tapi jika hasilnya kurang baik seperti yang saya alami maka kalian harus secepatnya merubah pola makan, kurangi intensitas mengunjungi restoran cepat saji yang menggiurkan itu meskipun sulit, hiks. Kalau belum cek kolestrol, mungkin kalian bisa jongkok 5 menit kemudian berdiri, jika pusing maka kalian sudah mulai terkena sebuah gejala penyakit, bisa berbahaya bisa tidak, yang jelas pusing. Makanan seimbang sebenarnya sudah diajarkan sejak kita kecil, buah dan sayur setidaknya harus ada di piring kita, bosan? Saya rasa tidak, karena jenis buah dan sayur kan banyak, bisa kita kombinasikan dong pastinya.


Ingat buah dan sayur ya, jangan lupa.... apalagi kalau makan di hotel atau acara kondangan pasti lupa deh...

Oh iya, selain makan sayur dan buah jangan lupa ya untuk menjauhi rokok dan alkohol, ingat! Merokok membunuhmu! Seperti biasa, untuk yang sudah kecanduan pasti kalimat di bungkus rokok yang biasa ‘mereka’ beli tak berpengaruh sedikitpun, tapi untuk kita yang belum kecanduan lebih baik jauh-jauh deh, saya pribadi melihat sisi positif rokok untuk motivasi saja, iklan nya yang bagus-bagus dan terkadang membuah saya bersemangat untuk menjelajah dunia, bukan untuk menikmati produk nya. Saya sangat menghargai bahkan suka sekali dengan cara berpikir orang-orang di balik layar pembuatan iklan tsb. Dan untuk alkohol, biasanya kita ketemu dengan barang haram ini ketika salah pergaulan, mending bergaul sama blogger deh, bisa dapat banyak ilmu dan pengalaman seru, materi dan jalan-jalan juga ada, hehehe. Gak rugi jadi blogger.


3. Periksa Kesehatan Secara Rutin

Untuk sebagian orang pasti tak menyangka hal ini penting, saya pun berpikir demikian, “ngapain ke puskesmas kalau gak sakit? Iyakan” normal jika kita bertanya demikian tapi jangan salah, 6 bulan sekali kita wajib ke Puskesmas atau pusat kesehatan untuk melihat kondisi tubuh kita, kenapa? karena faktanya bisa jadi kita terkena penyakit yang tak bergejala, ieuhhh.

“kalau gejalanya sudah timbul, berarti sudah terlambat” kata Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD, KGEH, Ketua Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam (PAPDI) DKI Jakarta sekaligus Blogger Kesehatan yang justru saya temui di Semarang, kalau kalian buka blog nya all about health, Kepo? Bisa kalain cek di www.dokterari.com sekarang juga. Beliau menyarankan masyarakat untuk rajin ‘check up’, apa hanya saya yang sudah kepikiran biaya ketika membaca kata tersebut?

Puskesmas fasilitasnya lengkap loh, ini salah satunya, dan di artikel selanjutnya akan saya bahas, sabar ya...

Apa itu Check Up? Adalah sebuah sarana untuk mengevaluasi terutama adanya gangguan kesehatan kronis pada diri sendiri, tapi sebenarnya check upjuga  bisa dikatakan pemeriksaan kesehatan, beda bahasa doang. Kalau kita melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas dijamin murah, karena pemeriksaan kesehatan yang dianjurkan oleh GERMAS adalah yang standar saja seperti cek tekanan darah, kolestrol, tes darah, berat badan dan ukur lingkar perut, just it, namun untuk wanita sebaiknya juga dilakukan pemeriksaan IVA (Inpeksi Visual Asam Cuka) untuk deteksi dini kanker leher rahim. Check up dilakukan karena faktanya banyak penyakit yang pada awalnya timbul tanpa menampakan sebuah gejala, dan jika sudah bergejala artinya kita sudah terlambat seperti yang dibilang pak dokter tadi.

Jadi...

Ketiga langkah tadi sangatlah berkaitan, bayangkan saja jika setiap hari kita makan junkfood, kalau kata Dokter Ari “kadar lemak darah meningkat, kolestrol tinggi, triliserida tinggi, kadar kolestrol jahat (LDL) tinggi, kadar kolestrol baik (HDL) rendah” begitu banyak kadar kolestrol yang beliau sebutkan dan bagi saya semua sama, merugikan. Hal yang paling jelas terasa adalah mudah lelah, bangun tidur aja udah lelah, ampunnn. Saat ini memang banyak fasilitas seperti lift yang berfungsi untuk mempermudah tapi sebaiknya kita bisa mengkondisikan, jangan selalu menggunakan lift beralihlah ke tangga untuk sekaligus melakukan aktivitas fisik, ingat, harus banyak gerak.

Kolestrol tinggi juga akan memudahkan kita terkena penyakit jantung, bukan rahasia lagi untuk hal ini. Jika kolestrol dalam darah tinggi maka kolestrol akan menumpuk pada pembulu darah dan akan tertimbun, menyumbat dan menjadi batu. Jika hal tersebut terjadi di pembulu darah kororner maka mengakibatkan kita terkena penyakit jantung korener, jika di pembulu darah otak akan mengakibatkan stroke, dan jika di pembulu darah ginjal akan menyebabkan kebocoran ginjal dan berpotensi gagal ginjal, dan ada lagi nih hal kecil yang sebenarnya sering kita lupakan, yaitu kolestrol menumpuk pada persyarafan kaki yang menyebabkan kesemutan. Mengerikan tapi untuk menjauhkan hal tersebut lakukanlah GERMAS.

Semua lapisan masyarakat WAJIB terlibat dalam mewujudkan GERMAS ini, mulai dari individu atau diri kita sendiri dengan mempraktekkan pola hidup sehat yang kemudian bisa ditularkan kepada orang-orang terdekat dulu seperti teman ataupun keluarga. Selanjutnya meluas hingga ke masyarakat dengan melibatkan/ikut terlibat organisasi setempat (karang taruna, pkk, dsb) untuk lebih bekerjasama dan saling merangkul. Dan dalam hal ini pemerintah juga turun tangan loh, kurikulum pendidikan dan pendalaman materi olahraga terus gencar dihadirkan di sekolah-sekolah, serta menyediakan berbagai fasilitas kesehatan seperti ruang terbuak hijau yang saat ini mulai marak dimana-mana, transportasi yang ramah lingkungan, penetapan kawasan tanpa rokok, car free day, hingga berbagai iklan layanan masyarakat sebagai pengingat. Setelah itu, tinggal diri kita masing-masing deh, mau sehat atau tidak?

You Might Also Like

17 comments

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, bener banget. Kak Imawan kan sibuk bingits, wajib deh gerak, dan jalan kaki pilihan yang tepat banget, gratis dan bermanfaat.

      Delete
  2. Aris makin bagus nulisnya. Alhamdulillah. Teruskan.

    ReplyDelete
  3. Point makan buah dan sayur ini nih yang masih jadi pe-er untuk Mak. Suka males ngunyahnya wkwkwk. Klo aktivitas fisik sih masih bisalah Mak lakukan rutin. Eh ngomong-ngomong, kamu juga sudah makan buah dan sayur khan? Xixixi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku sudah mulai menjauh dari junkfood yang jelas, sayur sukak banget, kalau buah aku masih pilih-pilih, tapi sudah aku makan semua....heheh

      Delete
  4. Wah aku malah kurang makan sayuran dan kuat ngerokok lho, Mas. ��

    Aku jadi takut

    ReplyDelete
    Replies
    1. Stop rokok sih kak... Kan udah jelajah Indonesia, malu ih sama udara bersih... Heheh

      Delete
  5. Wah, informatif banget tulisannya! Thanks blogger hitz telah berbagi lewat tulisan. Paling favorit di bagian ini, "...mending bergaul sama blogger deh, bisa dapat banyak ilmu dan pengalaman seru, materi dan jalan-jalan juga ada, hehehe. Gak rugi jadi blogger." Aseeeek

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ih, Valka lebih hitzzzz, semoga bisa ke Paris yak, aku doakan. Pasti bisa sih 👍

      Delete
  6. Cek kesehatan scara berkala memang pnting banget. Gak harus nunggu sakit baru cek ya.

    ReplyDelete
  7. waaah, tips-tipsnya oke banget nih untuk gaya hidup sehat, apalagi memang sekarang jarang banget gerak bikin mager, kayaknya seru juga acaranya ya di Semarang

    ReplyDelete
  8. kesadaran masyarakat untuk kesehatan memang masih kurang ya

    ReplyDelete
  9. Tulisan kakak Aris selalu inspiratif euyyy.

    ReplyDelete
  10. Tulisan kakak Aris selalu inspiratif euyyy.

    ReplyDelete
  11. Dian enggak suka makan sayuran , tapi demi hidup sehat memang harus mulai suka makan sayuran ya^^

    ReplyDelete
  12. PR banged niyy buat saya masih suka makan2an junkfood, jadi harus diseimbangkan dgn makan buah & sayur secara rutin niyy..

    TFS Blogger Hitzz

    ReplyDelete