Moment yang TEPAT ! Film "Sabtu Bersama Bapak" Siap Bersaing.

12:35:00 AM

LEBARAN tahun ini, bioskop Indonesia nampaknya akan dihiasi oleh beberapa film yang sengaja diangkat dari novel - novel terbaik dalam negeri, tak tanggung-tanggung tiga film dengan latar cerita novel berbeda rilis secara bersamaan tepat di tanggal 5 Juli 2016. Rumah Produksi Max Pictures seperti serius akan hal ini, film berjudul "Sabtu Bersama Bapak" yang diangkat dari novel dengan judul yang sama karya Adhitya Mulya menjadi pilihan dalam menghadapi persaingan industri film menyambut liburan kali ini.


Poster resmi  Film "Sabtu Bersama Bapak"

   Keputusan untuk mengangkat sebuah novel menjadi sebuah film memang cukup berat, nantinya, penonton dipaksa untuk merubah imajinasi dan ekspektasinya terhadap semua karakter yang sudah dibuat oleh imajinasi kita sebagai pembaca saat pertama kali masuk kedalam novel tersebut. Hal ini justru menjadi sebuah tantangan bagi industri film Indonesia, pasar yang saat ini sedang berkembang memaksa para rumah produksi untuk ikut terjun memilih novel - novel terbaik untuk diangkat ke layar lebar jika tidak ingin kehilangan penontonnya. Novel yang dipublish tanggal 10 Juni 2014 berjudul "Sabtu Bersama Bapak" ini menjadi pilihan Ody Mulya Hidayat selaku Produser, Adhitya Mulya sebagai penulis novel juga dipastikan terlibat dalam film ini sebagai penulis skenario, sedangkan posisi sutradara diisi oleh Monty Tiwa.

Seluruh pihak yang terlibat dalam film Sabtu Bersama Bapak hadir saat Gala Premier di Epicentrum XXI , Jumat (1/7) malam. (pic from twitter hastag #RinduAyah)
Bertabur para bintang, diantaranya Abimana Arysatya, Ira Wibowo, Deva Mahendra, Acha Septriasa, Arifin Putra dan Sheila Dara Aisha sebagai pemeran utama yang terlihat pada poster film ini, Sabtu Bersama Bapak menjadi film yang sangat menjanjikan untuk ditonton dari segi akting para pemain,. Saya PRIBADI saat menyaksikan film ini sangat menikmati akting keseluruhan pemain, porsi Abimana sebagai Ayah dalam film ini sangat cocok, entah kenapa "mendengarkan suaranya saja tanpa memperlihatkan wujudnya" tetap membuat sang Ayah terasa nyata untuk film ini. Selain sosok Ayah, Ira Wibowo yang berperan sebagai Ibu juga pintar dalam memainkan emosi penonton, pemenggalan kata tiap dialog yang ia ucapkan selalu tepat, sebelumnya saya kurang mengetahui kenapa alasan film ini memilih Ira Wibowo, tapi setelah menyaksikan film ini saya yakin pilihannya SANGAT TEPAT ! penasaran? sabar ya, 5 juli di bioskop jangan lupa.

Selain Abimana dan Ira Wibow, saya melihat akting Deva Mahendra yang cukup baik jika dibandingkan dengan film sebelumnya, image "sitkom" yang biasa saya saksikan memang masih terlihat dalam peran Cakra yang ia mainkan, TAPI berbeda dengan Arifin Putra yang jauh lebih baik dari film-film sebelumnya, apakah mungkin karena lawan mainnya Acha Septriasa ? pasalnya pemeran Satya dalam film ini sangat meyakinkan sebagai sosok Ayah saat satu frame dengan Acha. Sedangkan untuk Acha sendiri, bagi saya aktinya JUARA ! sering berakting dengan latar "negeri orang", Acha seperti sudah siap untuk Go Internasional...hehehe. Namun sangat disayangkan, karakter Ayu yang diperankan oleh Sheila Dara Aisha sangat terlihat kaku, FTV banget entah kenapa bagi saya, saya merasa sepertinya karakter ini kurang cocok dengan dirinya.

Selain para pemeran utama diatas, perhatian saya juga tersita oleh beberapa pemeran pembantu seperti Ernest Prakasa dan Jenifer Arnelita. Keduanya membuat film yang memiliki fokus masalah yang cukup berat ini, menjadi memiliki sisi humor sebagai pemanis dalam film. 

   Sesuai fokus cerita yang ditawarkan, film ini memiliki waktu yang TEPAT dalam perilisannya, moment lebaran yang pasti dijadikan ajang kumpul bersama keluarga menjadikan film ini pilihan utama jika berpergian bersama keluarga ke bioskop. Dialog yang dipenuhi oleh kalimat-kalimat ya PAS untuk update status dan pengkoreksian diri sendiri, serta pelajaran untuk membangun suatu keharmonisan keluarga sangat ditampilkan dalam film ini. Dan ada lagi yang membuat saya nyaman dengan film ini, OST yang dibawakan oleh Iwan Fals yang berjudul "Lagu Cinta" sangat pas dalam penempatannya, juga ditambah lagu berjudul "I'm Sorry" yang dinyanyikan oleh Wizzy sangat easy listening meskipun berbeda dari lagu-lagu sebelumnya yang lebih ceria.

Bagi saya, film ini memiliki nilai untuk disaksikan, jujur, saya belum pernah membaca novel Sabtu Bersama Bapak sebelumnya jadi tidak bisa membandingkan dengan cerita pada novel. Namun, sebagian film yang diangkat dari novel memang cukup memberikan kesan yang berbeda, pasalnya memang susah untuk membuat kesamaan imajinasi seseorang, tapi saya berharap film ini bisa memberikan banyak pelajaran kepada penonton tentang arti keluarga karena satu hal yang saya rasakan setelah film ini selesai, "Saya ingin cepat pulang dan dekat dengan keluarga saya".

   

TENTANG FILM

Poster resmi Film Sabtu Bersama Bapak (Pic From Twitter hastag #RinduAyah)

Menceritakan tentang hubungan antara Sang Ayah (Abimana Arysatya) dengan kedua anaknya Satya (Arifin Putra) & Cakra (Deva Mahendra) melalui rekaman - rekaman yang berisi pesan untuk menjalani kehidupan tanpa didampingin sosoknya. Setiap sabtu, Satya & Cakra beserta Sang Ibu (Ira Wibowo) menyaksikan setiap rekaman yang dibuat oleh Sang Ayah sebelum meninggal dunia. Waktu berjalan dengan cepatnya, Satya yang telah bertemu dengan belahan jiwanya Rissa (Acha Sepriasa) melanjutkan hidupnya di luar negeri bersama dengan kedua anaknya, Satya yang terobsesi dengan segala pesan Sang Ayah menjadikan dirinya sangat kaku dalam membina rumah tangganya sendiri. Berbeda dengan Satya, Cakra justru belum menemukan tambatan hatinya, fokus mencari materi dan kekhawatiran atas kesendirian Ibunya membuat ia lupa untuk mencari pasangan hidupnya sendiri. Selain itu, ternyata sang Ibu juga memiliki masalah yang ia sembunyikan dari kedua anaknya karena tidak ingin menyusahkan mereka. 

Lalu, 
Apakah Satya berhasil menjadikan dirinya seperti sosok Sang ayah?
Apakah Cakra siap melepas Ibunya dan menemukan belahan jiwanya?
Apa yang sebenarnya dirahasiakan Sang Ibu?

TANGGAL 5 JULI 2016 SEMUA JAWABAN AKAN TERUNGKAP ! hanya di Bioskop kesayangan anda. 

eits, yuk lihat trailernya dulu....


Judul : 
Sabtu Bersama Bapak

Sutradara :
Monty Tiwa

Penulis Novel & Skenario :
Adhitya Mulya

Produser :
Ody Mulya Hidayat

Pemain :
Abimana Arysatya, Ira Wibowo, Deva Mahendra, Acha Septriasa, Arifin Putra dan Sheila Dara Aisha, Ernest Prakarsa, Jennifer Arnelita

Rilis :
5 Juli 2016



You Might Also Like

0 comments