Korean Culture Day "Finding Your Seoul"

3:01:00 PM

   Sabtu pagi, suasana cukup ramai sekali saat itu di kawasan Balairung Universitas Indonesia, sesuai yang saya prediksi saat menerima tawaran untuk menyaksikan acara tahunan ini. Mengusung tema One Day in Seoul dengan tagline Finding Your Seoul sasaran acara ini menurut saya tepat sekali, karena banyak penyuka berbagai hal dari Negri Gingseng ini rela meluangkan waktu akhir pekannya untuk berpanas-panasan dan berada dikerumunan banyak orang untuk ikut serta meramaikan acara yang dinamakan "Korean Culture Day".


Korean Culture Day (KCD) adalah acara tahunan yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Koreanologi dari program studi Bahasa dan kebudayaan Korea Universitas Indonesia atau yang lebih akrab dikenal dengan nama BKK UI, sejak tahun 2008. Tujuan diadakannya acara ini adalah untuk memperkenalkan budaya Korea, baik dari segi tradisional maupun modern. Antusias para pengunjung amatlah besar, meskipun saat itu panas sekali, namun cerah, mereka rela untuk berada dalam antrean yang cukup panjang.

Suasana antrean para pengunjung acara KCD.


Menurut informasi yang saya dapatkan dari panitia acara, Korean Culture Day ini cukup berhasil disetiap pelaksanaannya, menarik kurang lebih 3.000 pengunjung dan mengalami peningkatan tiap tahunnya membuat mereka konsisten untuk menyelenggrakannya secara terus-menerus. Untuk menambah antusias pengunjung dan memeriahkan acara tsb, berbagai bintang tamu dihadirkan dan pada tahun ini Korean Culture Day mengundang grup dance cover 'BVS', grup akustik 'KEI', grup band akustik 'Karmia'  dan bintang tamu utama penyanyi indie asal Korea Selatan yang bernama Sugarbowl.

Selain pengisi acara yang didominasi oleh musik, acara tesebut juga menampilkan Korean Traditional Art Performances, Dance and Singing Cover Competition, 'Travel and Living in Korea'‎ talkshow, Exhibition‎s, Bazaar & Food Truck, dan juga yang banyak sekali diminati masyarakat Indonesia untuk mengabadikan moment-moment seru mereka adalah Photobooth‎.

Keramaian di Pameran Explore tentang Korea diacara KCD.

Suasana Photobooth yang disediakan diacara KCD.

Korean Culture Day ini akan membawakan dan memperkenalkan Seoul kepada para pengunjung agar pengunjung dapat melihat dan merasakan pengalaman sehari di Seoul. Tidak hanya itu, Bazzar makanan, hingga penjualan aksesoris kpop juga terlihat meramaikan acara ini.
Karena panas, beberapa pengujung terlihat menggunakan payung.

Beberapa rela berpanas-panasan diacara ini.

Bazar makanan juga ramai diacara tsb.
Keramaian tidak hanya terjadi di luar panggung utama, yang saya lihat, panggung utamapun sudah dipenuhi oleh para pengunjung, padahal acara baru dibuka beberapa menit yang lalu.Berbagai penampilan mulai menghiasi panggung, mulai dari permainan alat musik hingga seni tari dari negara Korea.

Suasana didepan Panggung utama.

Pengunjung rela berdesak-desakan didepan panggung.
Dan benar ternyata pilihan mereka, pasalnya penampilan beberapa kesenian tersebut memang layak sekali untuk disaksikan, apalagi mereka tidak hanya memainkan lagu Korea saja, beberapa lagu asli Indonesia juga mereka mainkan untuk lebih memikat para pengunjung.

Salah satu tarian khas korea "tarian Buchacchum"

Penampilan dari little lambs membuat para pengunjung terhibur.

yang sangat di nantikanpun tiba, yaitu Sugarbowl, mereka adalah band indie yang ada di Korea Selatan. Menurutnya, perbedaan antara Indonesia dan Korsel adalah di makanan tradisional kedua negara yang sangat beragam. "Menurut saya penggemar kpop di Indonesia sangat  luar biasa, baik kaum muda maupun orang tua" ujarnya saat di press conference sebelum acara dimulai.


Superbowl saat menerima kenang-kenangan dari panitia acara.
Makna dari nama Sugarbowl adalah filosofi dari mangkok dan gula yang menurutnya merupakan perpaduan yang manis, dengan filosofi ini dia berharap dapat membuat karya yang manis layaknya gula yang ada dimangkok itu. Genre musik Sugarbowl sendiri yaitu pop easy listening.
Perbedaan Sugarbowl dengan band-band lain yang ada di Korea adalah dari lirik-lirik lagunya yang memang nyata terjadi dikehidupan sehari-hari. Pesan Sugarbowl untuk para penggemarnya di Indonesia adalah bahwa para penggemar musik Korea harus lebih banyak mencari referensi musik korea yang lain, karena sesungguhnya musik Korea, tidak hanya kpop.

You Might Also Like

0 comments