7 Menu Unggulan 'Timur Tengah' di EATZ Resto Radio Dalam

6:23:00 PM

Sejak pertama kali didengungkan film ini sudah menuai kontroversi, bahkan lokasi syuting pun dipindahkan dari Uni Emirat Arab ke Maroko karena pemerintah negara Arab tak mengizinkan. Ada yang tahu apa judul film tersebut? Yap! Sex and The City 2 adalah film yang saya maksud. Memori itu tiba-tiba muncul di pikiran setelah saya mencicipi teh khas Maroko yang disediakan EATZ Resto, teko nya pun seperti yang ada di film, tinggi langsing, untungnya saya bisa mengontrol pikiran siang itu, jika tidak, mungkin si pelayan sudah saya panggil dengan nama Samantha, Miranda, Carrie atau Charlotte, hehe.  Tempat makan yang berlokasi di Ruko Margaguna Unit 9, Jalan Radio Dalam No.125, Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta ini tak hanya menyediakan menu Maroko saja loh, banyak makanan Timur Tengah dan Indian lainnya yang disuguhkan, mau coba? Baca dulu deh sampai habis!


     Hal berbeda saya rasakan ketika memasuki EATZ Resto Radio Dalam, sang pelayan nampak tak bisa mendahului musik timur tengah yang menyapa lebih dulu, melodi nya yang khas jelas terdengar saat pertama kali saya membuat celah antara sisi luar dan dalam restoran. Suasana siang itu langsung berubah meskipun hawa panas di tenggorokan masih lekat, semakin ke dalam saya semakin merasa berada di belahan bumi berbeda. “Jangan melihat ke atas” mungkin saya peringatkan kepada teman-teman saya jika berkunjung ke EATZ, rasanya seperti dihipnotis dan menyuruh kita untuk terus menatap, tapi rugi loh jika tidak menikmatiinya. Duhh, serba salah!

Dominasi warna merah dan emas memang terbilang tepat untuk EATZ Resto menonjolkan sisi ‘kerajaan’ yang dibangunnya, apalagi ketika saya semakin kepo untuk mencoba duduk dan menyentuh berbagai ornamen yang membuat restoran ini semakin berkelas, “hampir semua kita datangkan dari Dubai” kata Mba Hening selaku Management, “waw! Mahal pasti” sahut pikiran saya. Penggunaan meja dan bangku berbahan kayu menjadi pilihan yang sangat pintar karena semakin membuat resto ini nyaman, dan ketika dihubungkan dengan warna tadi, hasilnya akan menjadi sebuah ketenangan yang berkelas.



Satu unsur unik yang ‘mungkin’ harus digarisbawahi adalah lampu gantung yang cukup banyak, saya suka sekali, ibarat terang bulan yang menemani orang pacaran di taman, mungkin lampu tersebut bisa menjadi pelengkap saat makan bersama orang tercinta tanpa harus menunggu malam, hangat rasanya ketika saya mulai duduk dan tentunya semakin tak sabar untuk mencoba berbagai menu yang ada di EATZ Resto Radio Dalam.



MENU WAJIB COBA DI EATZ RADIO DALAM!

Radio Dalam adalah lokasi kedua dari EATZ Resto setelah AEON Mall, lokasi tersebut dipilih karena dianggap tepat dan sesuai dengan target pasar nya yaitu ‘mereka yang sulit mencari makan’, maksudnya para turis/orang luar negeri dari Timur Tengah yang ‘katanya’ lidah nya sudah beda dengan orang Indonesia, kenapa di EATZ? Karena mulai dari nasi, bumbu, hingga bahan dasar lainnya semua didatangkan langsung dari Timur Tengah, diantaranya Sri Langka, India dan Maroko. Saya semakin penasaran mengapa lidah mereka berbeda, padahal sama aja bentuknya, hehe. Dan ternyata.... beginilah rasa dari menu yang saya coba siang itu!

1. HALF CHICKEN BIRYANI


Hingga saatnya saya berkunjung ke EATZ Resto Radio Dalam, hanya nasi kebuli yang saya pernah makan untuk kategori makanan berat dari Timur Tengah, itu pun nasi nya nasi biasa. Nasi Biryani Ayam/Chicken Biryani adalah yang wajib kalian coba jika berkunjung ke EATZ, disajikan dengan saus yang creamy banget membuat rasa daging ayam nya berbeda dari ayam biasanya, lebih hangat, gurih, dan berasa spicy di lidah tanpa ada rasa asin ataupun manis, aneh tapi enak. Saya mencium aroma nasi nya beda, cukup strong tapi bukan berasal dari rempah biasanya, ternyata memang ada bumbu rahasia yang digunakan dan langsung berasal dari Timur Tengah, namanya? Saya gak dikasih tahu, namanya aja rahasia! hiks


Bentuknya yang lebih panjang dan langsing adalah ciri utama nasi khas Timur Tengah, dipadukan dengan bumbu rahasia, almod, kismis, dan ayam membuat Nasi Biryani Ayam yang harganya 120k ini wajib banget untuk dicicipi. Penyajian di nampan membuat rasa, aroma dan suasana Timur Tengah semakin ‘kental’, satu porsi menu ini bisa dikonsumsi hingga 4 orang kalau menurut saya meskipun buku menu 'menyarankan' hanya untuk 2-3 orang saja, maklum beda ukuran perut kayaknya nih sama orang luar, hehe.


2. LAMB MANDHI


Jika bosan dengan daging ayam bisa banget loh diganti dengan domba, tapi jika memilih daging domba saya sarankan kalian untuk pilih Lamb Mandhi/Nasi Mandhi yang harganya 140k, beda dikit sih, tapi gak akan salah deh. Aroma menu yang satu ini justru harum, berbeda dengan menu sebelumnya. Disajikan dengan dua buah pilihan sambal, Nasi Mandhi memiliki warna yang lebih cokelat dengan daging domba nya yang sangat lembut, enak banget. Saya merasa menu ini bisa untuk semua umur karena tak terlalu pedas dan tak ada rasa yang mendominasi, namun tetap hangat ditenggorakan, tapi jika ingin lebih berasa EATZ Resto memberikan dua pilihan sambal yang bisa kalian coba. yummy!



3. SAMOSA
Nah, ini juga yang wajib kalian tahu kalau ternyata Chef di EATZ Resto itu langsung dari Timur Tengah loh campuran Sri Langka dan Maroko, sangat total banget menurut saya restoran Indian-Arabian yang satu ini, bahkan bisa request jika kalian ingin mencoba makanan Libanon, Sri Langka, dan negara Timur Tengah lainnya. Keren banget kan! Oh iya, jika berkunjung ke EATZ jangan lupa juga untuk pesan terlebih dahulu hidangan pembukanya ya, salah satu yang wajib kalian coba adalah Samosa, harganya 39k dengan jumlah yang cukup banyak, pas buat ganjel perut sebelum menu utama keluar dari dapur, hehe.


Gigitan pertama membuat saya jatuh cinta dengan menu yang satu ini, Samosa Lamb adalah yang saya pilih dibandingkan Beef ataupun Chicken, harganya sama kok. Samosa bisa dibilang seperti martabak (pemikiran yang receh, jangan ditiru!), tapi di EATZ isinya hampir daging semua, lembut dan enak banget, bawang bombai nya juga berasa hangatnya, tapi gak bau dan gak banyak mengeluarkan minyak, saya ingat banget hanya dengan satu lembar tisu saya sudah berhasil memindahkan Samosa ke dalam mulut saya, simple.

4. LAMB RIBS GRILL
Di EATZ Resto juga ada menu yang di grill loh, salah satunya yang wajib kalian coba yaitu Lamb Ribs Grill, disajikan dengan roti kubus dan saus tahina yang ‘harum’ banget. Cara memakannya digulung dengan roti nya ya agar semua rasanya menyatu, karena jika makan daging nya saja akan terasa asin, dan ‘cocol’ saus nya jangan lupa biar semakin hangat di tenggorokan. Porsinya yang cukup banyak membuat harga 100k menjadi wajar, rasanya yang enak juga membuat kalian gak akan nyesel memilih menu yang satu ini.




5. SALAD

Fattuce

Menu selanjutnya yang mencuri perhatian saya adalah salad khas timur tengah, seperti Fattuce, Tabouleh dan Chickpeas Salad, terdengar asing bagi saya saat pelayan menyebutkan nama-nama itu. Dan ketika sampai di meja, “oh no! Saya tertarik untuk mencicipinya” penyajiannya cantik, simple, dan tak berlebihan, rasanya? Sulit untuk dituliskan, yang jelas kalian wajib coba salad Timur Tengah yang ada di EATZ.

Tabouleh

Chickpeas Salad


6. FALUDA
Sebenarnya menu yang satu ini adalah penolong saya siang itu, selain suasana EATZ yang adem banget karen AC dan permainanan warna serta pernak-pernik restoran yang apik tentunya. Ketika melewati ‘dapur minuman’ yang berada tepat di sebelah pintu masuk, mata saya sebenarnya langsung tertuju pada gelas dengan cairan berwarna pink, kalian tahu itu apa? Rose Syrup home made, asli buatan EATZ. Dipadukan dengan Milk, Ice Cream, Jelly, Selasih, Es Batu, Almond dan Kismis, Faluda memberika rasa yang berbeda di mulut saya siang itu, manis di lidah namun tetap hangat di tenggorokan, wangi nya harum pula, segeeerrr banget. Dengan 35k kalian sudah seperti menemukan sumber mata air di tengah gurun pasir, tsahhh.




7. MOROCCAN TEA
Ini yang membuat saya ingat film Sex and The City 2, baru minum satu tenggak loh padahal, hehe. Menu yang satu ini adalah Teh otentik dari Maroko, beda dari teh Indonesia karena ini teh yang kering ‘pake banget’ katanya, less sugar dengan rasa ‘sepet’ di lidah tapi di tenggorokan rasanya mint nya terasa hangat banget. Pas untuk menemani kita menyantap main course tadi, jika Faluda habis tentunya, hehe. Satu pot/teko dibandrol dengan harga 60k, gelas nya kecil jasi awet deh minumnya. Sensasi minumnya itu loh, kayak di kerajaan gitu, berkelas.



ADA APA AJA SIH DI EATZ RESTO?

Dijamin kenyang dan berasa banget makanan otentik dari negeri 1001 malam! Mungkin itu yang bisa saya pastikan jika kalian makan di sini, EATZ Resto pas banget buat kumpul bareng teman-teman atau keluarga, apalagi ada akses wifi gratis dan fasilitas yang lengkap seperti musholah dan toilet, area parkir nya juga cukup luas dan lingkungan sekitar juga mendukung, ada beberapa ruko yang mungkin menyediakan barang-barang yang kalian butuhkan.




Tak hanya satu lantai, EATZ menyediakan lantai 2 dengan konsep makan yang lebih keren dan nyaman, lesehan tapi berkelas dengan dekorasi Timur Tengah yang elegan, ada sentuhan pink yang menambah manis ruang makan tersebut. Dipastikan kumpul-kumpul kalian menjadi semakin lama, bahkan kalau bawa anak kecil bisa tertidur pulas karena ada bantal-bantal kecil yang disediakan, hehe. Dan, secara keseluruhan EATZ bisa loh dijadikan spot foto yang instagramble.





“Tiap bulan akan ada event-event tertentu seperti Lebanese Night, Sri Langka Night yang makanannya khusus, Bahkan bisa dipesan loh” kata  Ibu Mellita Rizkawati selaku Owner EATZ, sebenarnya saya agak nyesel datang siang hari, andai datang pas ada acara, malam gitu misalnya, pasti ada tari-tarian khas yang membuat malam serasa panjang, makin sempurna deh ngayal di negeri 1001 malam, aseeek. Restoran yang awalnya hanya coba-coba seperti EATZ ini bisa berkembang karena sang owner yakin, konsisten dan gak putus asa meskipun pernah jatuh bangun pada bisnis kuliner, wajib dicontoh menurut saya untuk banyak orang yang ingin memulai bisnis, tak hanya kuliner tapi bisnis apapun.


EATZ Resto juga tak mau ketinggalan zaman dan sadar bahwa 'sekarang semua bisa serba mudah didapat', untuk itu EATZ hadir melalui aplikasi GO FOOD agar semakin dekat dengan para pelanggannya, tinggal klik-pilih-selesai, Timur Tengah bisa langsung pindah ke rumah kalian, makanannya ya bukan orang nya, apalagi raja nya, wkwkw. Kesan saya untuk restoran ini adalah, tempat yang menyenangkan dan bersih, wifi kenceng, musik nya enak, pelayanannya ramah, dan makanannya enak. Saran saya..... musholah nya lebih terang lagi kalau bisa, hehehe. Makin penasaran dengan EATZ Radio Dalam? mau tahu keseruan saya makan enak dengan harga terjangkau? Tonton deh video ‘rusuh’ berikut ini!



Info Restoran

EATZ
Ruko Margaguna Unit 9
Jl. Radio Dalam No. 125 RT 03/11 Gandaria Utara – Kebayoran Baru
DKI Jakarta
Telp (021) 2277-6357
Instagram : @eatzbizz

You Might Also Like

9 comments

  1. Keluarga Emak penggemar masakan Timur Tengah apalagi nasi briyani, mandhi atau pun kebuli. Hampir miriplah ketiga jenis nasi itu. Tp yg paling favorit nasi Briyani. Menggoda banget itu penampakannya. Hrs didtgin nih.

    ReplyDelete
  2. Yeay. Yuks kapan kesana wkwkw tempatnya asik banget loh... Hehe

    ReplyDelete
  3. Aku belum pernah kulineran seru kayak gini loh mas :) Kepengen cobain makanan khas Timur Tengah, takut mahal hahaha.. Ini di ruko daerah Radio Dalam ya? Duh udah seperti di Arab beneran nih hihihi... saya jadi ikut terhanyut deh, mas Arisman :D Mau coba Lamb Mandhi ah dan tehnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, sekitar Radio Dalam, pas belokan pokoknya. Ayo Mba Nurul ke sana, ajak aku juga boleh, hehe

      Delete
  4. tampilan restonya klasik banget ya, tapi tetep terlihat manis

    oya salam kenal ya ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap, bener banget, apalagi lantai 2 nya, ada sentuhan warna pink, jadi romantis banget.

      Salam kenal juga

      Delete
  5. Lihat makanannya bikin aku lapar aris.

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku aja nulisnya sambil nahan laper mba, hiks... masih kebayang-bayang rasa dan wujud semua makanannya.. huhu

      Delete
  6. Wah kalau ngerusuh ajak ajak dong mas ganteng. Ntar saya ngga nge-fans lagi nih... #komenootalaala

    ReplyDelete